You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Siddo
Logo Desa Siddo
Desa Siddo

Kec. Soppeng Riaja, Kab. Barru, Provinsi Sulawesi Selatan

TERWUJUDNYA DESA SIDDO YANG MANDIRI, BERDAYA SECARA EKONOMI DAN BERMARTABAT SECARA BUDAYA DENGAN PELAYANAN PRIMA BERLANDASKAN KEBERSAMAAN DAN BERNAFASKAN KEAGAMAAN VISI MISI

Penyuluhan Bahaya Narkoba, Bagi Generasi Muda Desa Siddo

DAMRIN CUDANG 21 Maret 2023 Dibaca 177 Kali
Penyuluhan Bahaya Narkoba, Bagi Generasi Muda Desa Siddo

SIDDO - Selasa, 21 Maret 2023. Bahaya narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, bahkan Indonesia sudah dikategorikan darurat narkoba oleh pemerintah.

Mengingat begitu pentingnya menjaga generasi muda Desa Siddo, Pemerintah Desa Siddo bekerjasama dengan Polres Barru melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba di Aula kantor desa siddo, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.

Kepala Desa Siddo Khairul Rijal, ST dalam sambutannya mengatakan bahwa remaja atau pemuda merupakan harapan keluarga, desa dan bangsa. Untuk itu perlu dipersiapkan pemuda yang sehat dan jauh dari narkoba guna menyongsong masa depan yang cerah.

Sebagai Narasumber KBO Narkoba Polres Barru IPDA Khaeruddin menjelaskan kepanjangan Narkoba yaitu Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif. dan juga memaparkan tentang jenis-jenis narkoba, dan dampak penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang bagi masyarakat sekitar terkhususnya kepada pemuda. 

"Tahapan penyalahgunaan narkoba berawal dari sikap tidak tegas dalam menolak narkoba, berlanjut coba pakai karena ingin tahu dan pengaruh pertemanan, mengulangi pemakaian hingga menjadi kebiasaan", lanjut Khaeruddin.

Harapan dengan adanya kegiatan ini kita semua dapat memahami bagaimana resiko dalam penyalahgunaan narkoba dan setelah ini dapat menyampaikan informasi-informasi ini ke keluarga dan lingkungan sekitar.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 787.810.597,24 Rp 1.702.291.682,24
46.28%
Belanja
Rp 325.034.919,00 Rp 1.767.730.020,40
18.39%
Pembiayaan
Rp 1.497.842,00 Rp 1.497.842,00
100%

APBD 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 64.543.980,00 Rp 107.573.300,00
60%
Alokasi Dana Desa
Rp 478.683.935,00 Rp 1.200.753.300,00
39.87%
Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-Tahun Sebelumnya
Rp 20.509.082,24 Rp 20.509.082,24
100%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 223.046.919,00 Rp 1.037.415.658,40
21.5%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 31.200.000,00 Rp 310.852.172,00
10.04%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 62.688.000,00 Rp 248.588.300,00
25.22%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 131.079.750,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 8.100.000,00 Rp 39.794.140,00
20.35%